Artikel Curahan Hati Latihan Menulis Komunitas Motivasi dan Inspirasi Non Fiksi

Wanita dan Air Mata

Wanita dan Air Mata

Oleh : Ribka ImaRi

Sejak dulu, rasanya aku sering mendengar bahwa wanita itu identik dengan air mata. Perasaan wanita yang lembut sering bermakna sensitif.

Arti sensitif dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia versi online dalam jaringan (daring) sen·si·tif /sénsitif/ a 1 cepat menerima rangsangan; peka: alat perekam itu — sekali; 2 ki mudah membangkitkan emosi: tiap konflik antarsuku yang timbul harus segera diatasi karena masalah kesukuan sangat –(https://kbbi.web.id/sensitif. Diakses 14 September 2019).

Wanita itu makhluk ciptaan Allah SWT yang teramat peka dan mudah sekali terbangkitkan emosinya. Terutama emosi sedih. Sehingga mudah sekali meneteskan air mata.

Bahkan ketika bahagia pun, tak luput dari meneteskan air mata. Katanya air mata bahagia.

Seakan wanita dan air mata adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan. Hal sepele pun bisa membuat air matanya berderai. Tapi, banyak wanita yang sebisa mungkin menyembunyikan air matanya. Hanya demi tak dicap wanita cengeng dan lemah.

Mungkin itulah sebabnya muncul pameo “lain di bibir, lain di hati”. Sebab ketika bibir wanita mengucap “aku baik-baik saja” dan wajah tetap tersenyum. Pada kenyataannya batinnya sedang menangis.

Tapi demi terlihat tetap tegar di depan orang-orang yang dicintainya, ia tumpahkan segala kesedihannya hanya pada tempat yang tersembunyi.

Tempat yang tak seorangpun melihat air matanya menganak sungai. Menangis sepuasnya dimalam yang sunyi dan hanya diatas sajadah-Nya.

Meluahkan segala emosi yang menyesakkan dada. Kini membuncah hanya pada Robb-nya. Setelah lega, barulah ia menata satu per satu emosinya.

Kembali menghadirkan senyum terbaik bagi penghuni rumah dan semesta alam. Dialah wanita tangguh yang pandai menyembunyikan air mata kepedihannya.

Semoga Allah SWT selalu merahmatinya. Memberinya jalan keluar atas masalah yang sedang dihadapinya. Sehingga suatu hari nanti antara lahir dan batinnya akan selaras. Wajahnya bisa tersenyum karena sudah mengecap kebahagiaan hakiki tanpa air mata dihati. Aamiin.

-Ribka ImaRi-
Sokaraja, 14 September 2019

#Nubar
#NulisBareng
#Level3
#RumediaNubarBla
#menulismengabadikankebaikan
#RNB33
#week2
#day4
#temadeskripsigambar

Emmy Herlina
Asri Susilaningrum
Lely M Nasution
Hadiyati Triono
Hayfa Ega Farzana Rafie
Syarifah Nur Adni

Sumber foto: admin RNB

rumahmediagroup/ribkaimari

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan