Hari-Hari Bersama Duo ImaRi Inspirasi dan Motivasi ala ImaRi

Ibu, Tetap Jaga Stamina Demi Mengurus Keluarga

Oleh: Ribka ImaRi

Semangat pagi sahabat ImaRi’s😍
Apa kabar menghadapi New Normal Life di masa pandemi ini? Semoga semua masih tetap dalam keadaan sehat-sehat saja ya💪

Sepiring bumbu dapur lengkap di bawah ini bukan untuk bumbu masakan. Melainkan untuk membuat minuman demi menjaga stamina tubuh. Terlebih dalam masa (masih) pandemi corona sampai menjelang akhir bulan Juni 2020, seperti sekarang ini. Semua orang pasti berjuang menjaga stamina dan imunitas tubuh agar selalu tetap sehat demi tidak mudah terpapar virus corona atau yang lainnya.

Begini caraku menjaga kesehatan tubuh keluarga ImaRi’s selama ini. Sudah hampir delapan tahun, aku berjuang konsisten membuat meminum berkhasiat ini. Kalau sedang rajin, nyaris setiap minggu aku membuatnya. Atau setidaknya sebulan sekali. Kecuali jika kedua anakku menunjukkan gejala batuk dan pilek, mau tidak mau aku harus rajin. Karena tidak mau kecolongan lagi mendapati Tyaga dan Jehan jadi gampang sakit kalau aku mulai malas-malasan membuat minuman dari bumbu dapur ini.

Demi mencegahnya menjadi batuk dan pilek yang parah, aku buru-buru membuat minuman sehat ini. Seperti saat itu, awal tahun 2019, anak pertamaku yang baru menjelang usia 7 tahun mulai batuk berdahak. Keesokan paginya aku belanja ke tukang sayur sekalian membeli satu plastik bumbu dapur lengkap. Aku memang sengaja back to natural.

Dari dulu sebenarnya sudah tahu bahwa telaten itu sehat. Namun terkadang, rasa malas melanda untuk membuatnya. Rasa malas itu pernah mengakibatkan aku harus berobat untuk kedua kalinya ke UGD RS. Bunda Purwokerto di bulan April 2018. Akibat kecapekan merawat Tyaga yang sakit demam berdarah.

Setelah pertama kalinya di bulan Oktober 2012, sewaktu pertama kali menjadi ibu. Aku harus berobat ke UGD RS. Grha Permata Ibu di Depok, Jawa Barat, karena batuk pilek parah akibat kecapekan membuat MPASI Tyaga. Tersiksanya aku saat itu karena selama 10 hari harus berpuasa mencium bayi Tyaga.

Karena takut Tyaga, yang masih bayi baru berusia 7 bulan, tertular batuk pilek dariku. Lalu aku mendapat resep dari mama untuk membuat seduhan air asam jawa supaya cepat sehat lagi.

Kemudian aku berpikir, “Kenapa tidak sekalian merebus semua rempah bumbu dapur saja ya?”

Dulu, aku berusaha telaten membuat air rebusan rempah bumbu dapur untuk diri sendiri dan suami. Seiring bertambahnya usia kedua anakku, aku semakin berjuang untuk bertambah telaten demi Tyaga dan Jehan.

Sambil terus sounding tentang manfaat minuman sehat yang bundanya bikin, aku juga sounding afirmasi untuk tubuh, “Sehat-sehat tubuhnya ya, Sayang … bismillah sehat lagi seperti sedia kala dan sehat terus ya.”

Sebenarnya, kejadian dulu itu yang sangat umum terjadi. Sehabis memakan gorengan, Tyaga menjadi batuk. Tadinya sudah dilarang makan gorengan, tetapi kasihan kalau terlalu sering dilarang makan ini itu. Padahal baru icip sedikit saja, Tyaga yang memang sensitif langsung batuk. Sudah diusahakan dengan memberi air minum hangat setiap saat, tetapi masih tetap batuk juga.

Maka, aku segera membuat air rebusan bumbu dapur lengkap seperti di bawah ini.

Sumber foto: dokumentasi pribadi.

Cara membuatnya:

1. Semua bumbu dapur dibersihkan dan di cuci seperti yang terlihat di foto. Ada daun jeruk, sereh, kayu manis, lengkuas, kunyit, jinten, jahe dan daun salam.

2. Iris tipis semua. Lalu geprek bumbu dapur seperti lengkuas, kunyit, sereh dan jahe.

3. Rebus semua bumbu dapur dengan 1 L air sampai mendidih bergolak.

4. Matikan kompor. Setelah hangat, saring dalam gelas kecil

5. Beri madu sebanyak 1 sendok makan.

7. Minum selagi hangat.

Minuman segar ini pencegah batuk pilek parah pada anak dan mencegah greges-greges di badan atau masuk angin pada dewasa dan anak. Aku amati sedari dulu, jika aku rajin membuatnya saat gejala sakit masih ringan, alhamdulillah badan kembali segar dan tidak menjadi semakin drop apalagi sampai parah. Bismilah ikhtiar sehat tanpa obat pabrikan tetapi alami buatan rumahan.

Alhamdulillah, sejak Tyaga usia batita sampai sekarang usia delapan tahun masih tetap suka minuman berkhasiat ini. Begitu pula Jehan yang sudah berusia 5 tahun 9 bulan. Karena keduanya sudah paham manfaat dari minuman sehat ini. Jadi bisa menikmatinya.

Berkat Allah melalui minuman ini membantu menjaga mereka tetap sehat selama pandemi.

“Enaaaak banget, Bun” katanya😍

Sumber foto: dokumentasi pribadi

***
Sementara itu, beberapa waktu lalu aku pernah melihat postingan facebook dari Mbak Nunung Nurhayati. Secara kebetulan, di kulkas ada nanas madu hasil belanja tadi pagi. Nanasnya sudah dicuci bersih dan dipotong-potong. Lalu rebus air untuk minuman hangat. Langsung deh ambil gelas dan seduh nanas beberapa potong. Sudah aku cobain minum sewaktu masih hangat. Enak!

===================
Copas

AIR NANAS PANAS

Air nanas panas bisa menyelamatkan Anda (atas izin Allah) seumur hidup.

Nanas panas dapat membunuh sel kanker!

Potong 2 hingga 3 serpihan nanas tipis dalam cangkir, tambahkan air panas, itu akan menjadi “air alkali”. Minum setiap hari, itu baik untuk siapa saja.

Air nanas panas melepaskan zat anti kanker, yang merupakan kemajuan terbaru dalam pengobatan kanker yang efektif di bidang medis.

Sari buah nanas panas memiliki efek untuk membunuh kista dan tumor. Terbukti untuk memperbaiki semua jenis kanker.

Air nanas panas dapat membunuh semua kuman dan racun dari dalam tubuh akibat dari alergi

Jenis pengobatan dengan ekstrak nanas hanya menghancurkan sel-sel ganas, itu tidak mempengaruhi sel-sel sehat.

Selain itu, asam amino dan polifenol nanas dalam jus nanas dapat mengatur tekanan darah tinggi, efektif mencegah penyumbatan pembuluh darah dalam, menyesuaikan sirkulasi darah dan mengurangi pembekuan darah.

Setelah membaca, beri tahu yang lain, keluarga, teman, sebarkan cinta! Jaga kesehatan kita bersama.

Sumber foto: dokumentasi pribadi

Copas #dRedRose
#AirNanasPanas

***

Bismillah bermanfaat. Tak ada salahnya ikhtiar sehat. Aku tidak mau memberatkan pikiran dengan pro dan kontra cara sehat. Namun, meyakini aja bahwa pada dasarnya semua buah itu bikin sehat.

Lalu afirmasi terus menerus serahkan penjagaannya kepada Allah yang memberi anugerah sehat, “Bismillah sehat sehat sehat.”

Alhamdulillah kenyataan yang terjadi sesuai apa yang dipikirkan. Memikirkan sehat, maka terjadilah sehat. Maha Besar Allah😇

Salam sehat jiwa raga,
Sokaraja,
-Ribka ImaRi-
Depresi & Bipolar Survivor (2015-2018)
Owner usaha cemilan ImaRi’s Corner (2017)
Mentor Kelas Seni Mengasuh Anak (SMALP-2018)
Mentor Kelas Tantrum Anak (KTA-2018)
Mentor Kelas Mengasuh Inner Child (MIC-2019)
Founder support grup ImaRi’s Corner Parenting (2020)
Owner website ImaRi’s Corner Parenting (2020)
imariscornerparenting/ribkaimari

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan