Cerita Anak Hiburan Latihan Menulis Komunitas

Pipi yang Trendi

Pipi yang Trendi

Tema : Deskripsi Gambar Sapi
Oleh : Ribka ImaRi

“Aduh! Sakit … duh! duh! duh! sakit banget. Ga kuat lagi rasanya.” Pipi mengeluh dalam hati sambil melenguh.

Pipi, begitu ia biasa dipanggil oleh teman-temannya. Sapi jantan berkulit coklat nan mulus. Beberapa hari belakangan ini ia merasa kalau nasibnya tak semulus kulit coklatnya.

Pagi ini Pipi bermuram durja. Tidur tak nyenyak. Makan tak enak. Begini salah. Begitu salah.

Dari kejauhan Gukguk datang menyapa, “Hai Pipi! Ada apa gerangan denganmu? Kenapa terlihat murung?”

Gukguk adalah anjing dari ras Siberian Husky. Meski ia ditugaskan menjaga peternakan milik Pak Tani, Gukguk sangat ramah pada semua.

“Ah, tidak ada apa-apa Gukguk,” jawab Pipi dengan nada malas karena hanya sedikit saja membuka mulutnya.

“Benar tidak apa-apa? Tidak sedang sakit, kan Pipi?” Gukguk bertanya lagi demi meyakinkan dirinya sebagai penjaga Pipi dan teman-temannya.

Akhirnya, Pipi mencoba memberanikan diri bercerita pada Gukguk.

“Iya, nih Guk. Aku lagi sakit gigi. Dinding mulut juga ikut berdenyut-denyut karena bergesekan dengan gigi yang tidak teratur tumbuhnya. Aku jadi susah makan, Guk.” Pipi menjelaskan rinci mengenai keadaannya.

Demi mendengar penjelasan Pipi, Gukguk hanya mengangguk tanda mengerti.

Empati Gukguk yang luar biasa tinggi membuatnya segera melaporkan keadaan Pipi kepada Pak Tani.

Tak lama Pak Tani datang dan mengajak Pipi periksa ke dokter hewan di kota.

“Pantas saja sudah beberapa hari Pipi tak lahap makannya. Yuk, ikut aku ya Pi,” ajak Pak Tani sambil membuka kandang Pipi dan menggiring Pipi untuk naik ke mobil bak terbuka.

“Kau tetap di rumah saja ya Gukguk. Jaga kandang.” Pak Tani memerintah Gukguk. Lalu Gukguk mengangguk.

Setelah perjalanan sekitar satu jam, akhirnya sampai juga di tempat praktek dokter hewan di kota. Pak Tani menyerahkan Pipi untuk diperiksa. Pak dokter memutuskan melakukan tindakan demi Pipi lekas membaik.

“Aku takut, Pak Tani,” ujar Pipi dengan wajah memelas. Bulir keringat dingin tanda ketakutan, mengalir di beberapa titik tubuh Pipi.

Demi melihat wajah Pipi yang ketakutan, Pak Tani segera memeluk menenangkan sambil menepuk lembut punggung Pipi, “Kamu pasti bisa!”

Karena Pak Tani tenang memasrahkan tindakan kepada Pak Dokter, Pipi jadi anteng.

Pak Tani menunggu dengan sabar. Tak lama, Pipi keluar dari ruang tindakan.

Tara … cling!

Wajahnya sudah kembali sumringah. Dengan deretan gigi yang berubah. Tampak indah. Saat dipandang. Seulas senyum pepsodent merekah. Pipi jadi sapi yang trendi. Karena sekarang Pipi pakai behel gigi. Supaya giginya bisa kembali tumbuh rapih pada tempatmya.

Kini Pipi sudah nyenyak tidur dan enak makan lagi. Dan kembali ceria seperti sediakala. Alhamdulillah.

-Ribka ImaRi-
Sokaraja, 12 Oktober 2019.

#Nubar
#NulisBareng
#Level4
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week2
#day12
#SabtuDeskripsiGambarSapi
#RNB33
#rumahmediagrup

Izin setor kepada pada Admin :
Asri Susilaningrum
Emmy Herlina
Lelly Hepsarini
Hadiyati Triono
Hayfa Ega Farzana Rafie
Syarifah Nur Adni
Melani Pimpom Pryta Dewi
Fuatuttaqwiyah El-adiba
Siti Rachmawati M
Terimakasih🙏🏻

Sumber gambar: admin RNB

rumahmediagroup/ribkaimari

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan