Curahan Hati Latihan Menulis Komunitas

Percaya Kekuatan Doa

Percaya Kekuatan Doa

Oleh: Ribka ImaRi

Tadi pagi, “Ayah mau kemana?ayah mau jalan-jalan?apa mau kerja?memang kantor ayah dimana?” celoteh anak gadisku tanpa jeda sambil menatap ayahnya dengan takjub.

Sebagai isteri, aku pun sedang di dalam fase takjub itu. Sungguh, seminggu belakangan ini masih saja temanya takjub seperti mimpi. Karena ini adalah Hari Senin pertama di awal Bulan Febuari 2019, yang merupakan Hari Senin terindah di hidupku dalam kurun waktu 2,5 tahun terakhir.

Sebab tadi pagi aku tak perlu lagi berjuang mengatasi rasa cemasku yang biasanya berlebihan saat suami pamit berangkat kerja. Karena pagi tadi, suami bukan lagi pamit berangkat ke luar kota, Cirebon. Melainkan berangkat kerja di seputaran Kota Purwokerto.

Ya, tepat 3 tahun lalu adalah sebuah angan-anganku dan suami. Yang sangat ingin bisa menetap di Kota Purwokerto. Angan-angan yang kian hari kian menggebu supaya bisa segera pindah dari Kota Depok ke kota tempat suami menamatkan bangku kuliahnya ini dan juga kota yang berjarak 30 Km dari desa kelahiranku di Maos, Cilacap. Dua hal ini yang menjadi alasan kuat bagi kami untuk semakin yakin akan tempat muara masa tua kami. Meninggalkan hiruk pikuknya kehidupan kota besar menuju ketentraman batin hidup di kota kecil.

Angan-anganku yang pada awalnya terasa hanya mimpi belaka. Karena secara akal manusia rasanya tak mungkin bisa pindah secepat waktu yang ku inginkan. Mengingat aku memang sangat ingin segera pindah karena berbagai hal penyebab aku tidak lagi betah di rumah lama kami di Depok, Jawa Barat tersebut.

Sesaat setelah ada kabar positif dari calon pembeli rumah kami, kala itu awal Maret 2016. Tak kusangka, Allah SWT memudahkan semua urusan kepindahan kami di awal Juni 2016. Yang hanya berjarak 3 bulan saja sejak rumah kami laku terjual. Untuk kemudian segera mencari rumah baru yang sekarang ini kami tempati sekeluarga di Kecamatan Sokaraja. Hanya 500m berbatasan dengan Kota Purwokerto. Semua terjadi mengalir begitu saja bagai angan yang menjadi nyata.

Angan-anganku yang mencoba meniti keyakinan atas jawabanku ke banyak orang, setiap kali ada yang bertanya “kenapa pindah?mau pindah kemana?kok buru-buru pindahnya”.

“Ikut suami pindah kerja ke Purwokerto,” jawabku kala itu di awal Febuari 2016. Ya, benar-benar tepat 3 tahun lalu. Pada kenyataan saat itu, aku dan anak-anaklah yang pindah duluan karena belum tentu suamiku bisa segera pindah kerja dari Jakarta ke Purwokerto dalam waktu secepat harapanku. Sekuat apapun aku merengek pada suami untuk segera mengajukkan permohonan ke kantornya, hanya ketetapan Allah SWT-lah yang terjadi. Seperti curhatku ke adekku Ela Ibu Akhsan.

Tapi ucapan serta harapan itu terus ku sematkan di hati. Menjadi lantunan doa dalam setiap helaan napasku. Meski kadang ada rasa gamang. Karena ku tahu pasti biasanya jalanNYA akan sangat tak mudah. Dan terbukti, kenyataannya selama 3 tahun yang mengharu biru. Aku tetap berusaha yakin dan percaya pada kekuatan doa kami. Saat suami mengucap harapan “ingin pindah kerja ke daerah tapi tetap gaji Jakarta”. Aamiin ya Robbal al’ aamiin. Aku aminkan selalu dalam doa. Tidak ada yang mustahil bagi Allah SWT. Akan tiba saatNYA. Di waktu yang tepat dan di tempat yang diridhoiNYA. MasyaAllah… Alhamdulillah…

Dan angan-angan 3 tahun lalu, hari ini benar-benar menjadi kenyataan seperti diriwayatkan berikut ini :
“Barangsiapa yang mengangankan sesuatu (kepada Allah), maka perbanyaklah angan-angan tersebut karena ia sedang meminta kepada Allah ‘Azza wa Jalla.” (HR. Ibnu Hibban no. 889, dishahihkan al-Albani dalam Shahih al–Jami’ no.437)

Kekuatan Sebuah Doa

#NubarSumatera
#ChallengeMenulis
#Day16
#TemaBebas
#4Febuari2019

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan