Depresi ImaRi's Corner Parenting Inspirasi dan Motivasi ala ImaRi Motivasi dan Inspirasi Seputar Kesehatan Mental atau Jiwa

Mengunjungi Psikiater, Bukan karena Gila, Berjuang Melepas Rasa Malu Beracun, Melepas Stigma Kurang Iman, Yuk Belajar Ilmunya Secara Orang Awam

Oleh: Ribka ImaRi

Alhamdulillah … di wadah sharing WAG support yang aku asuh sudah berjalan hampir 2 tahun sejak Januari 2020, semakin hari semakin bertambah Mentee (peserta yang kumentoring) akhirnya berani berobat ke PSIKIATER. Kami berjuang bareng-bareng saling support satu sama lain.

Sumber Foto: screenshoot dokumentasi pribadi

Karena sudah mengalami sendiri jadi bisa memahami betapa sangat tak mudah MELEPAS RASA MALU BERACUN ketika mengambil keputusan menemui PSIKIATER. Berjuang melepas stigma, “KURANG IMAN” karena ahlinya sendiri yang bilang (psikiater) bahwa sulit bahagia bukan berarti kurang iman tetapi memang ada ketidakseimbangan hormon bahagia di dalam otak. Bagiku, sesederhana pemikiran awam, pada penyandang diabetes yang butuh pemyeimbang hormon insulin.

Sumber Foto: screenshoot dokumentasi pribadi

Pada penyandang gangguan emosi/stres berat bahkan depresi butuh obat penyeimbang hormon bahagia dengan minum obat dari psikiater. Memang hanya psikiater yang bisa meresepkan obat ini, sebab ini bidangnya dokter psikiater sebagai ahli kejiwaan yang menangani gangguan otak yang bisa mengganggu emosi. Jika kekurangan hormon serotonin dan endorfin (hormon bahagia), maka seseorang akan sulit bahagia. Hal ini yang menyebabkan keadaan depresi, terpuruk terus menerus dan sedih yang berkepanjangan. Jadi butuh obat untuk menaikan kedua hormon ini agar bisa bahagia seperti orang pada umumnya. Jadi sakit depresi bukan karena kurang iman, tetapi kurang hormon serotonin dan endorfin dalam otak (bagian dari tubuh yang berfungsi mengatur perasaan).

Sumber Foto: school_of_parenting via FB
Sumber Foto: school_of_parenting via FB

Seperti halnya dokter endokrin yang menangani gangguan hormon seperti hormon insulin yang jika kekurangan bisa mengganggu kadar gula darah menjadi tinggi yang menyebabkan diabetes. Diabetes melitus adalah penyakit di mana kadar gula dalam darah menjadi terlalu tinggi akibat ketidakmampuan tubuh untuk menggunakan glukosa menjadi energi. Glukosa tidak bisa diubah karena jumlah insulin dalam tubuh tidak cukup, atau sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin. Jadi butuh suntik insulin agar bisa seimbang kadar gula darah dalam tubuh. Jadi sama halnya dengan sakit diabetes melitus bukan kurang iman, tetapi kurang hormon insulin dalam pankreas (bagian dari tubuh). (Veronica, dr. Diana Putri. Aladokter 2021. Pentingnya Hormon Insulin dalam Mengendalikan Gula Darah. https://www.alodokter.com/pentingnya-hormon-insulin-dalam-mengendalikan-gula-darah. Diakses 13 Desember 2021).

Otak dan pankreas sama-sama bagian dari tubuh yang punya jenis hormon masing-masing. Bagian tubuh tersebut, masing-masing butuh obat penyeimbang hormon. Jika ada mengalami ketidakseimbangan hormon jangan tunda lagi mengunjungi ahlinya masing-masing seperti penjelasan di atas agar hidup bisa lebih sehat jiwa raga dengan terapi hormon sesuai keadaan masing-masing.

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan