Curahan Hati Latihan Menulis Komunitas Non Fiksi

Makian Itu Menjadi Kenyataan (Bagian 2)

Makian Itu Menjadi Kenyataan (Bagian 2)

(Proyek Buku Solo “Akar dan Pemicu dari Depresi dan Bipolarku)

Oleh : Ribka ImaRi

Tulisan ini terpilih menjadi salah satu dari tujuh tulisanku yang terfavorit di challenge Rumedia Nubar Bla Batch 1.

Sebuah kisah nyata dalam hidupku. Aku terpuruk, tertunduk dalam karena malu dan takut. Apa jadinya saat petugas pembuat paspor membaca biodataku di akta lahir?

Hatiku hancur berkeping-keping menyadari statusku tak berbapak seperti yang ditegaskan oleh selembar akta lahir. Kenyataan menjadi berat kuterima. Ketika sebenarnya bapak ada serumah denganku.

Bisakah dibayangkan kegamanganku? Dimulai saat usia remaja, kala pencarian jati diri dimulai. Namun tak kunjung kutemukan hingga usiaku 28 tahun. Saat kertas pengakuan berupa akta lahir itu sudah berada di tanganku.

Tetapi hidup harus tetap berjalan. Aku harus berdiri tegar melanjutkan proses membuat paspor demi keberangkatan ke Kuala Lumpur. Hidupku selalu ada dua kutub bertolak belakang. Satu sisi sudah pasti aku bahagia karena akan berangkat wisata ke laur negeri. Di sisi lain, ada rasa cemas, sedih luar biasa menghalangi kebahagianku.

Inilah yang ternyata berkembang menjadi diagnosa bipolar dikemudian hari. Kutub bahagia dan sedih yang selalu hadir bersamaan. Akhirnya, aku menemukan akar bipolarku. Semua perasaan berkecamuk itu harus bisa aku hempaskan demi aku menggapai bahagiaku.

Atas kemurahan Allah SWT semata, setelah proses yang mendebarkan karena takut tertinggal akibat telat mengumpulkan akta lahir. Akhirnya aku bisa berdiri di Tugu Peringatan Negara Malaysia. Meski dalam hati rapuh, kosong dan menangis, tetapi diluar aku bisa tetap tersenyum bahagia mengikuti perjalanan wisata yang tak akan terlupakan seumur hidupku.

Tak ada seorangpun yang tahu bahwa aku sedang berjuang belajar menerima kenyataan hidup tentang sosok bapak. Beliau ada, tetapi seperti tidak ada. Beliau ada sebagai bapakku, tetapi tidak ada namanya di dalam akta lahirku membuatku terus bertanya meski aku tahu jawabnya.

-Ribka ImaRi-
Sokaraja, 27 Oktober 2019

Sumber foto:dokumentasi pribadi dan admin RNB

#Nubar
#NulisBareng
#Level4
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week4
#day27
#MingguTemaBebas
#RNB33
#rumahmediagrup

Izin setor kepada para admin :
Emmy Herlina
Asri Susilaningrum
Lelly Hepsarini
Syarifah Nur Adni
Hadiyati Triono
Hayfa Ega Farzana Rafie
Fuatuttaqwiyah El-adiba
Siti Rachmawati Mi
Melani Pimpom Pryta Dewi

0Shares

Anda mungkin juga suka...

2 Komentar

  1. Suratmi Supriyadi says:

    menangis hati ini.

  2. Ribka ImaRi says:

    Peluuk Mbak Suratmi. Alhamdulillah aku sudah memaafkan bapakku sampai ke dasarnya Mbak😍😍😍

Tinggalkan Balasan