Blog Umum Curahan Hati RNB 3 (Rumedia Nubar Bla Batch 3) Tulisan Wenny Kartika Sari

Keluar dari Mulut Harimau, Masuk ke Mulut Buaya (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Pasti kita semua sering mendengar pepatah, “Keluar dari mulut harimau, masuk mulut buaya.” Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita lebih memilih menghindari suatu masalah daripada menghadapinya. Dengan maksud mau lebih santai jalani hidup selanjutnya. Dari pengalamanku dan pengamatan terhadap kisah hidup orang yang konseling, dengan menghindari suatu masalah malah masuk dalam masalah baru yang lebih rumit.

Boleh percaya, boleh tidak, tapi ini kenyataan yang tak bisa dipungkiri. Setelah aku mengalami berbagai pencobaan berat dalam hidup, aku lebih memilih menghadapi dengan tenang dan menyerahkan kepada Tuhan. Perlu latihan mental yang tekun untuk bisa mencapai ketenangan dalam menghadapi badai. Semua yang kita lakukan bila ingin berhasil, pasti diperlukan ketekunan melatih diri. Banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya Meditasi.

Termasuk dalam mengikuti challenge ini, baru saja aku salah membaca tema. Seharusnya posting tanggal 4 November, aku membuatnya untuk hari ini. Puji Tuhan aku termasuk orang yang tekun dan teliti, sehingga walaupun sudah selesai aku teliti lagi. Setelah tahu salah, aku nggak bingung seperti dulu. Langsung action menulis lagi tema bebas. Dalam waktu singkat sudah mau selesai. Ketenangan bisa mempercepat proses penyelesaian masalah.

Bagi pembaca yang sedang menghadapi masalah, tenanglah! Jalan keluar selalu ada pada setiap masalah yang boleh hadir dalam hidup kita. Semua masalah sudah masuk dalam filter Tuhan, sehingga Tuhan lebih tahu sebatas mana kekuatan kita. Aku bisa bertahan sampai sekarang, karena selalu mengingat kalimat di atas. Masalah sudah di depan mata atau sudah terjadi, aku pasti sanggup melewatinya.

Contoh nyata semua orang pasti bekerja, dimanapun bekerja pasti pernah berhadapan dengan orang menyebalkan. Pada umumnya, kalau ada masalah, baik dengan atasan, sesama karyawan atau siapapun, pasti memilih mencari pekerjaan lain. Setelah pindah, ternyata ada yang lebih parah lagi. Ada contoh lain orang punya pacar, bapaknya galak atau ada masalah lain, maunya putus, eh ternyata dapat pacar baru lebih parah. Kira-kira seperti itu.

Banyak contoh lain dari para artis yang pastinya sudah orang ketahui. Biarpun mereka berganti-ganti pasangan, ujung-ujungnya ya putus atau cerai. Tidak ada cara terbaik yang bisa kita atasi, selain membenahi diri sendiri. Seperti tulisanku Pentingnya Berdamai dengan Diri Sendiri harus mau merubah mindset. Selalu ada hikmah di balik setiap persoalan.

Selamat berjuang buat kita semua dalam menghadapi masalah yang datang. Supaya tidak terjadi seperti pepatah di atas. Banyak pelajaran berharga setelah mau menghadapi masalah dibanding menghindarinya. Tuhan selalu menyertai langkah hidup kita.

The Power of Thinking💖

The Power of Forgiveness💖

Solo, 2 November 2020
Wenny Kartika Sari
#Nubar
#Nulisbareng
#Level2
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week1day1
#RNB092NubarSumatera
#rumahmediagrup

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan