Blog Umum Curahan Hati Inspirasi dan Motivasi ala ImaRi Pandemi Covid-19 RNB 3 (Rumedia Nubar Bla Batch 3) Tulisan Wenny Kartika Sari

Indahnya Perbedaan (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Pernahkah kita memperhatikan alam semesta dan isinya? Kembali pada pentingnya kita melakukan pembersihan hati, sehingga melihat alam semesta begitu indah. Ibarat kata kaca mobil berdebu tebal, tak kan bisa melihat dengan jelas di baliknya. Dunia penuh warna. Bisa dibayangkan bila alam semuanya putih, apalagi hitam atau warna lain cuma satu macam. Betapa monotonnya hidup ini.

Aku pernah bertemu dengan orang yang tak pernah merasa alam itu indah. Katanya, “ Di mana-mana ya begitu, biasa saja.” Setelah terapi penyembuhan luka batin, dia baru menyadari betapa indahnya alam yang selama ini tertutup oleh luka batin. Ini fakta yang tak begitu diperhatikan orang. Selain aku mengalami sendiri, juga dari pengalaman orang-orang yang konseling.

Selain indahnya alam semesta, mulai kita lihat isi alam semesta. Manusia juga beragam suku, agama dan budaya dengan segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sejak dini aku menanamkan dalam diri anakku Aurel, belajar menerima perbedaan akan terasa menyenangkan. Pertama harus mengenali diri sendiri dahulu.

Seperti pada foto di bawah ini, ada Aurel anakku, bersama sahabatnya dari TK dan trainer-ku waktu fitness. Walaupun kita berbeda dari warna kulit, jenis rambut dan keyakinan, puji Tuhan sampai saat ini masih baik-baik saja. Sebaliknya walaupun ada banyak kesamaan, tetap ada perbedaan pendapat. Bahkan dengan pasanganpun pasti jelas berbeda jenis kelamin dan latar belakang, tetapi belajar saling menghargai.

Pertama kali menghadapi perbedaan memang pasti kurang menyenangkan. Terutama perbedaan prinsip dan pendapat dalam mengawali kehidupan berumah tangga. Dari pengalamanku, dengan berusaha menerima perbedaan dengan suami, membuatku banyak belajar bahwa prinsip suami ada kalanya benar dan sebaliknya. Hal itu membuatku semakin berjiwa besar menghadapi perbedaan.

Fanatik terhadap hal apapun adalah tanda bahwa pengetahuan terhadap sesuatu itu terbatas, sehingga pikiran menjadi sempit. Itulah pentingnya belajar menerima perbedaan, wawasan menjadi luas dan menyadari indahnya perbedaan. Termasuk di grup nulis bareng RNB ini banyak perbedaan, tetapi kita bisa menyatu dalam beragam karya.

Kondisi Pandemi Covid-19 pun pasti kita semua menyadari banyaknya perbedaan pendapat dan cara mengatasinya. Dengan tetap tenang dan berjiwa besar, apapun masalahnya bisa diselesaikan dengan baik. Bukan fokus pada perbedaan secara negatif. Selain tidak ada gunanya, juga menambah masalah baru dengan pertikaian dan permusuhan yang tak berujung.

Marilah kita ingat kembali semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang perlu kita pertahankan. Berbeda-beda Tetapi Tetap Satu itulah artinya. Semboyan ini terletak pada Lambang Negara Indonesia, Burung Garuda Pancasila. Bagaimana mungkin ada perdamaian kalau semua orang mempermasalahkan perbedaan. Alangkah indahnya Persatuan Bangsa dalam beragam perbedaan.

The Power of Thinking💖

The Power of Forgiveness💖

Solo, 6 November 2020
Wenny Kartika Sari
#Nubar
#Nulisbareng
#Level2
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week1day3
#RNB092NubarSumatera
#rumahmediagrup

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan