Blog Umum Curahan Hati Pandemi Covid-19 RNB 3 (Rumedia Nubar Bla Batch 3) Tulisan Wenny Kartika Sari

Fokuslah pada Solusi, Bukan pada Masalah (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: google dan edit meitu

Sungguh memprihatinkan akhir-akhir ini, berita simpang siur tentang bertambahnya penderita corona, lockdown di Eropa dan lain sebagainya. Pernahkah berpikir bahwa fokus pada masalah hanya menambah rumitnya persoalan yang seharusnya bisa menemukan solusi (jalan keluar)? Bayangkan orang sehat, tetapi setiap hari makan racun (berita-berita yang membuat semakin takut sehingga menurunkan stamina).

Aku bisa berkata seperti ini karena sudah berkali-kali salah obat dan berakibat sangat fatal, secara medis seharusnya meninggal. Kecerobohan dokter yang juga manusia, bisa melakukan kesalahan. Harus kita ingat baik-baik bahwa hidup dan mati adalah takdir Ilahi.

Ada orang tidur di rumah meninggal mendadak karena kejatuhan pesawat. Pasti ada yang pernah mendengar berita ini walaupun sudah lama sekali beberapa tahun yang lalu. Lebih baik kalau mulai ketakutan karena tidak tahu kebenaran tentang masalahnya, berdoa dan jaga hati.

Buat apa memikirkan virus covid-19 yang jelas tidak menular lewat udara? Orang lebih berpikir yang di luar dirinya. Tidak salah kalau menjaga protokol kesehatan, cuci tangan, jaga jarak dan memakai masker. Tetapi jangan sampai ketakutan berlebihan. Sumber inspirasi di Channel Youtube The Hermansyah A6 Covid-19 Harus Panik atau Hadapi.

Masalah sebesar apapun, ada kuasa lebih besar dari masalah itu sendiri yaitu kuasa Tuhan. Tubuh kita diciptakan dengan begitu sempurna, ada antibodi yang automatic protection kalau ada serangan virus, bakteri atau sel. Aku merasa ada yang aneh di balik pandemi ini.

Perlu kita renungkan kejanggalan berita yang beredar, “Perlu kita waspadai banyak sekali yang terpapar covid-19 sebanyak 4500 orang. Ada 82 orang meninggal, 418 karantina mandiri sisanya 4000 orang sembuh. “ Bukankah ini suatu hal yang wajar?

Sebenarnya kalau mau diekspos, dari dulu selalu ada orang yang meninggal. Kecuali kalau dari 4500 orang tersebut hanya 80 yang sembuh, mungkin benar-benar perlu dikuatirkan. Jangan sampai fokus pada orang yang meninggal 82 orang itu, membuat benar-benar bertambah angka kematian karena ketakutan yang sangat berlebihan.

Aku mengajak saudara, teman dan guru yang mempunyai pendapat yang sama untuk berdoa, supaya orang-orang yang punya peran penting baik di pemerintahan, kesehatan dan pendidikan tidak sampai kehilangan logika. Saat ini hal yang paling penting ditingkatkan adalah stamina. Hanya dengan cara Jaga Hati.

Semoga Tuhan menjawab doa-doa kita, karena keadaan ini sungguh memprihatinkan. Doa orang benar sangat besar kuasanya. Semoga masalah pandemi Covid-19 segera mendapatkan solusi terbaik yaitu mempertebal iman dan meningkatkan stamina.

Mental dunia yang perlu diperbaiki supaya tidak mudah rapuh.
Semoga kita selalu diberi kesehatan lahir dan batin. Tuhan memberkati.

The Power of Thinking💖

The Power of Forgiveness💖

Solo, 1 Desember 2020
Wenny Kartika Sari
#Nubar
#Nulisbareng
#Level3
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week1day1
#RNB092NubarSumatera
#rumahmediagrup

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan