Hari-Hari Bersama Duo ImaRi ImaRi's Blog Inspirasi dan Motivasi ala ImaRi Parenting Tema Bebas Kategori Segar Tips dan Trik Mengasuh Anak Writing Challenge Rumedia (WCR)

Fitrahnya Setiap Anak itu Baik Adanya

Oleh: Ribka ImaRi

Terima Kasih ya, Nak. Sudah Baik Banget Sama Bunda

Sampai malam ini, sudah berapa kali bilang terima kasih atas semua kebaikan anak, ayah bunda?
***
Tadi pagi dibuatin gelang sama mas Tyaga dan Jehan. Mereka kerjasama berdua. Bunda yang iketin finishingnya.

Tyaga bilang, “Gelang yang udah kita buat, ga sebanding dengan apa yang bunda lakukan buat kita. Ayah bunda baik banget sama kita, Dek. Makasih ya, Bun sudah selalu baik.” Dipeluk Tyaga Jehan dan dipasangkan gelang. Betapa so sweetnya. Alhamdulillah.

Entah dari mana dapat kalimat yang bikin meleleh. Mungkin karena lagi lihat bunda repot urusin tugas dede buat di anter ke sekolah dan ayah sudah berangkat kerja.

Bunda ke sekolah dan belanja dari jam 11-12. Ditinggal tanpa di kasih tontonan youtube. Ternyata keduanya sabar mewarnai dan meronce.

Sampai rumah Bunda buka pagar rumah, mas Tyaga dan Jehan buka pintu depan dalam keadaan mengenakan sarung, mukena dan ditangannya sedang melipat sajadah. MasyaAllah alhamdulillah … soleh solehanya anak bunda dua-duanya.

Habis makan siang semuanya tidur siang. Jam 15 bunda masih tidur karena agak flu. Ternyata keduanya salat ashar duluan. Pelan-pelan bangunin bunda suruh salat sendiri.

“Badan Bunda anget. Cepat sembuh ya, Bun.” Keduanya pegang jidat bunda.

“Iya, Bunda kecapekan kemarin mandi keramas berkali-kali karena habis dari luar rumah. Makasih ya, Sayang sudah izinkan Bunda tidur siang tadi. Bunda mau wudhu dulu ya.”

Keluar kamar mandi, meihat kasur bekas tidur bunda sudah rapih.

“Loh kok kasurnya rapih banget?”

“Iya tadi Mas sama Dede yang rapikan. Kasian Bunda kecapean sampai anget badannya.” jelas Jehan sambil memeluk bunda.

“Terima kasih ya Nak. Sudah baik banget sama bunda. Alhamdulilah bunda udah baikan kok. Tadi sudah digempur air hangat dan madu. Doakan kita sekeluarga sehat-sehat aja ya. Aamiin”

Ketika anak masih kecil, ia akan tetap baik meski orangtuanya pernah belaku tidak baik. Dan akan semakin baik saat orangtuanya semakin membaik. Teruslah berjuang membaik semua orangtua. Jangan sampai menoreh luka batin yang menumpuk sampai anak mendewasa. Jangan sampai orangtua baru tersadar ketika hampir terlambat untuk meminta maaf.

-Ribka ImaRi-

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan