Cerita Anak Curahan Hati Kisah Hikmah Latihan Menulis Komunitas Motivasi dan Inspirasi Parenting

Di Dalam Rumah Saja, Ajak Anak Bekerjasama

Di Dalam Rumah Saja, Ajak Anak Bekerjasama

Oleh : Ribka ImaRi

Aku rasa, ada banyak yang setuju jika seruan untuk stay at home dalam rangka meminimalisir laju penularan wabah Corona ini bikin tensi darah orangtua naik. Sama saja dengan kami, orangtua dari Tyaga dan Jehan (TJ). Selama hampir 3 minggu ini bukan saja naik nada tapi kening, pelipis dan leher belakang ikut kencang tanda naik tensi😆😆

Beruntung sudah punya ilmu MINDFULNES jadi bisa tetap berjuang menjadi orangtua yang MINDFUL (SADAR UNTUK SABAR). Segera kerahkan :
1. PAUSING (jeda sesaat) untuk atur napas supaya tidak berlanjut merepetnya.
2. ACCEPTANCE (TERIMA) bahwa kami sekeluarga memang sedang ada di fase stres akibat ritme hidup berubah drastis.
3. AFIRMASI POSITIF, yakin akan tetap kuat hadapi anak-anak yang luar biasa aktif tanpa jeda selama 24 jam kecuali saat keduanya tidur siang atau malam.

Padahal di dunia nyata banyak yang tahu bahwa TJ itu anak yang manut, mudah diurus dan gampang dibilangin.

Memang sih sebagai orangtuanya ada rasa takjub ketika TJ masih tetap ceria beraktivitas di dalam rumah meski tidak keluar rumah sama sekali sejak 14 Maret sore. Benar-benar selama 19 ini tidak keluar pagar rumah sama sekali. Keluar rumah hanya sebatas teras dan carport rumah.

Namun, namanya anak, ada kalanya tetap saja membuat orangtua naik nada ketika keduanya mulai sangat aktif dan mulai sulit terkendali.

Untuk itu, dibutuhkan sounding yang bukan saja sekadar memerintah, tapi luar biasa menciptakan komunikasi bertabur cinta supaya keduanya tetap merasa nyaman selama berada di dalam rumah hingga waktu yang belum bisa ditentukan kapan keduanya bisa bebas bermain dan sekolah seperti semula.

Karena beberapa kali bilang kangen kelas, kangen bu guru, kangen teman-teman. Sabar ya sayang…kita terus menerus berjuang cari kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat.

Ajak anak bekerjasama eperti mendelegasikan pekerjaan rumah dengan cara yang asyik :
1. Meminta tolong dan mengajak keduanya ikut terlibat membersihkan rumah setiap harinya.
2. Berusaha dengan memberi contoh, tidak menggurui tetapi diajak mengobrol seru dan menarik perhatian anak.
3. Serahkan caranya menurut keputusan anak yang membuatnya tetap nyaman.
4. Tak lupa ucap terimakasih dengan peluk cium elus yang tulus.

Rumah tenang, orangtua senang, anak pun tetap riang. Sambil terus berdoa bismillah wabah akan segera berakhir dan hidup kita normal kembali. Aamiin

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan