Ibu, Stop Sampai di Dirimu, Jangan Teruskan ke Anakmu

Ibu, Stop Sampai di Dirimu, Jangan Teruskan ke Anakmu Oleh: Ribka ImaRi “Bun, Ayah harus pergi ke rumah dokter Di*as,” pamit suamiku sesudah waktu Ashar. “Hah! Kemana, Yah?” kataku setengah kaget dengan intonasi ketus. “Emang nggak bisa sekadar teleponan?” tanyaku lagi. Karena aku tahu jarak rumah dokter itu lumayan jauh sekitar 8 km bagi kami …

0Shares