Watak Pemarah Ternyata Mitos

Oleh: Ribka ImaRi Sumber foto: edit by canva Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), watak n sifat batin manusia yang mempengaruhi segenap pikiran dan tingkah laku; budi pekerti; tabiat: dasar — pencuri, meskipun telah beberapa kali masuk penjara, ia tetap mencuri lagi; “Sudah watak bapak pemarah, sedikit-sedikit marah. Susah diubah, memang sudah turunan itu serumah …

0Shares

Suami dan Anak Hanyalah Pemicu Emosi, Temukan Penyebabnya, Asuh agar Terkendali

Oleh: Ribka ImaRi “Orangtua, berak saja ditahan. Anak tinggal makan saja pada susah. Besok Ma enggak mau masak lagi!” Rekaman intonasi suara mamaku yang sabar dan lembut tetapi tetap saja berisi ancaman dan kata kasar itu masih terngiang jelas di telinga dan Pikiran Bawah Sadar sejak tahun 1990-an. Padahal itu semua kudengar sewaktu kecil tetapi …

0Shares

10 Manfaatnya Membacakan dan Bicara Nyaring Sejak Janin dalam Kandungan dan

Oleh: Ribka ImaRi Masa kecil yang suram dengan segala keterbatasan yang ada, membuatku bertekad memperbaiki keadaan. Dimulai ketika awal menikah, agar suatu saat aku punya anak, jangan sampai mengalami hal yang sama sepertiku. Diantaranya, kenangan masa kecil hingga dewasa yang malas membaca buku sekalipun itu buku pelajaran sekolah. Karena tidak adanya fasilitas yang mendukung seperti …

0Shares

Penyerahan Piala Jehan dan Donasi Buku Antologi Bunda

Oleh: Ribka ImaRi Rasanya masih seperti mimpi Kala kurasakan kemarin pagi Aku bisa berdiri di sini Bukan lagi sebagai ibu depresi Melainkan mendampingi anak berprestasi Menyerahkan piala lomba menyanyi Sekaligus sedikit menyampaikan donasi Enam karya kecilku berupa buku antologi Sungguh tak menyangka, Allah memberi izin yang tak terduga, seorang ibu depresi bisa menghantarkan kedua anaknya …

0Shares

Mengisi Kulwap Gratis “Read Aloud” atau Membacakan Nyaring untuk Anak

Oleh: Ribka ImaRi Seorang ibu muda dengan satu bayi berusia 9 bulan menghubungiku untuk menjadi narasumber di kulwap “MEMBACAKAN NYARING UNTUK ANAK.” Alhamdulillah karena ibu muda itu ternyata sahabat seperjuanganku, Ulfa Maharani, sewaktu masih bekerja di perusahaan farmasi Jepang pada tahun 2005. Seperti gayung bersambut, seorang sahabat yang pernah tahu betul pola asuhku pada Tyaga …

0Shares

Inner Child-ku Meradang Saat Anak Basah Kuyup

Oleh: Ribka ImaRi Reaksi kita saat dewasa pada orang lain (pada orangtua, saudara kandung, suami, anak, saudara ipar, sahabat, tetangga, dan lain-lain) semua berakar dari apa yang kita dengar, lihat dan alami sewaktu kita kecil. Reaksi ini muncul dari anak dalam diri kita, atau jiwa masa kecil kita yang bernama inner child (IC). Kita semua …

0Shares

Anak Lelakiku, si Pemicu Inner Child-ku

Oleh: Riba ImaRi “Bunda … terima kasih ya seharian ini sudah baik banget. Sekarang Bunda bisa sabar setiap hari meskipun lagi mens.” “Iya, Nak. Sama-sama Sayang.” “Kok bisa sih, Bun mengubah diri sendiri? Sekarang baik banget. Nggak pernah marah-marah lagi kayak dulu. Padahal dulu kalau marah kayak setan apalagi pas mens kayak monster. Eh, kayak …

0Shares

Fitrahnya Setiap Anak itu Baik Adanya

Oleh: Ribka ImaRi Terima Kasih ya, Nak. Sudah Baik Banget Sama Bunda Sampai malam ini, sudah berapa kali bilang terima kasih atas semua kebaikan anak, ayah bunda? *** Tadi pagi dibuatin gelang sama mas Tyaga dan Jehan. Mereka kerjasama berdua. Bunda yang iketin finishingnya. Tyaga bilang, “Gelang yang udah kita buat, ga sebanding dengan apa …

0Shares

Dampak Negatif Tik Tok Bagi Anak Usia Dini

Oleh: Ribka ImaRi “Tik Tok-an yuk! Lucu-lucuan! Sini, lihat nih!” seru seorang ibu seraya memanggil anak-anak yang sedang kumpul bocah untuk mendekat. Kalau tidak salah, seingatku momen itu terjadi sekitar dua tahun lebih yang lalu saat kami sedang kumpul bersama sesama wali murid sewaktu Tyaga masih duduk di TK B. Lalu si anak yang merupakan …

0Shares

Reaksi VS Respon

Oleh: Ribka ImaRi Bundaaaaa…” suara riangnya sekeluar sekolah menyapaku yang sedang menunduk sibuk dengan iPad, membalas komen mba Riesa Imami Ekaningtyas di FB siang tadi. “iya sayaaaang…” setelah sebelumnya ku kembangkan dulu senyum terbaikku untuk jagoanku tersayang. Segera kualihkan pandangan dari iPad ke wajahnya yang sumringah dengan senyum lebar memamerkan deretan giginya yang putih bersih …

0Shares