Blog Umum RNB 3 (Rumedia Nubar Bla Batch 3) Tulisan Wenny Kartika Sari

Bersyukur (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: canva

Sejak merebaknya Pandemi Covid-19, aku mengamati emosi orang mudah terbakar. Hampir semua bidang pekerjaan memakai cara online dan seringkali internet menjadi lambat bahkan error. Bagi manusia pada umumnya, ini semua sungguh menjengkelkan. Maka tak heran kalau orang sering meledak emosinya. Hal ini disebabkan, tiap orang mempunyai luka batin tersembunyi di bawah sadar.

Puji Tuhan aku masih dimampukan bersabar, saat menghadapi orang bersalah, bukannya minta maaf malah menantang dan membentak. Hal inilah yang memampukanku bersyukur dalam kondisi tak menyenangkan, karena sudah memahami kenapa banyak orang stres. Aku bisa melakukan apa ajaran Tuhan, membalas kejahatan dengan kebaikan, karena sudah lulus ujian batin dan terutama berdamai dengan diri sendiri.

Ibarat kata orang sekolah ada levelnya. Pertama playgrup dulu, TK, SD, SMP, SMA baru kuliah. Demikian pula dengan batin, kita perlu belajar dari level dasar. Setiap level ada ujiannya, kalau kita mau belajar dan belajar dari pengalaman, pasti bisa lulus dan naik tingkat secara spiritual. Bukan terbatas pada teori-teori keagamaan yang justru menjadi kendala kedewasaan batin.

Ini sungguh pengalaman hidupku yang sudah mengalami berbagai pencobaan. Setiap orang, pertama kali mengalami masalah, sudah pasti mengeluh bahkan putus asa, termasuk aku. Namun aku menemukan cara terbaik supaya bisa menghadapi berbagai permasalahan hidupku dengan cara meditasi.

Meditasi ini sudah mulai kupelajari sejak tahun 2000. Hingga pada akhirnya aku bisa belajar berdamai dengan diri sendiri. Saat aku mengalami masalah terberat dalam hidup yaitu sakit Lupus tahun 2004, yang menurut dokter nggak bisa sembuh, bisa aku atasi dengan cara meditasi dan sembuh total sampai sekarang.

Manfaat meditasi :
1. Berdamai dengan diri, mendekatkan diri kepada Tuhan dan menyerahkan segala permasalahan di luar diri kita kepadaNya.
2. Menerima hal-hal yang tak menyenangkan, baik berhubungan dengan orang lain maupun penyakit dan permasalahan sulit yang menyakitkan.
3. Mampu menempatkan diri pada posisi orang lain, sehingga saat diperlakukan buruk oleh orang lain mampu mengolah emosi secara otomatis.
4. Bisa bersyukur dalam keadaan apapun
5. Tahan sakit baik secara fisik maupun mental

Masih banyak manfaat lain dari meditasi yang sangat membantuku menghadapi permasalahan hidup. Dari belajar meditasi inilah, yang membuatku selalu bersyukur hadapi badai hidup. Ini adalah Rahmat Luar Biasa yang aku dapat, karena aku sudah benar-benar berserah total pada Tuhan.

Mujizat selalu terjadi, di saat aku merasa tak berdaya. Banyak karunia yang aku terima setelah mengalami berbagai pencobaan. Bagi yang sedang mengalami permasalahan hidup, mulailah dari sekarang berdamai dengan diri, sehingga lebih mudah berdamai dengan orang lain dan masalah apapun. Dari berdamai inilah kita dimampukan Tuhan untuk BERSYUKUR.

Hal-hal yang perlu kita syukuri :

1. Tiap hari bernafas gratis, pernahkah kita bersyukur untuk itu? Bagi manusia bernafas seperti hal biasa yang memang sudah kita terima. Coba kita tengok sejenak orang sakit yang masuk ICU, berapa harga yang harus dibayar? Orang kaya seduniapun tak mampu membayar. Marilah kita biasakan bersyukur bisa bernafas, terutama untuk orang yang sakit corona sangat kesulitan bernafas sungguh menyedihkan.

2. Badan normal, punya anggota tubuh lengkap, pernahkah kita bersyukur untuk itu? Kalau kita lihat orang-orang cacat, justru semangat mereka luar biasa dibanding orang normal.

3. Punya keluarga harmonis, pernahkah kita bersyukur untuk itu? Apalagi akhir-akhir ini banyak permasalahan dalam keluarga. Beberapa orang yang konseling denganku, masalahnya juga karena belum berdamai dengan diri sendiri sehingga bagaimana mungkin bisa memahami pasangan?

Kalau mau direnungkan, masih banyak hal-hal yang perlu kita syukuri. Silahkan menambah sendiri apa yang kita miliki, apa yang kita alami … termasuk pengalaman terburuk pun perlu kita syukuri. Kenapa? Karena berkat besar sudah disediakan Tuhan bagi kita yang mau taat dan setia, bersyukur dalam kondisi apapun.

Baru kita menyadari sepenuhnya bahwa Tuhan selalu menyertai langkah hidup kita. Dengan cara BERSYUKUR inilah kita bisa merasakan KEBAHAGIAAN SEJATI. Tetap semangat ya bagi para pembaca yang sedang menghadapi masalah. Yakinlah dengan terus belajar Bersyukur, selalu ada damai sukacita dalam hidup kita yang penuh warna ini.

The Power of Thinking
The Power of Forgiveness

Solo, 20 Oktober 2020
Wenny Kartika Sari
#Nubar
#Nulisbareng
#Level1
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week3day1
#RNB092NubarSumatera
#rumahmediagrup

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan