Blog Umum RNB 3 (Rumedia Nubar Bla Batch 3) Tulisan Wenny Kartika Sari

Berawal dari Mimpi (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Semua orang pasti mempunyai keinginan dan cita-cita. Perlu waktu untuk bisa mencapainya dan The Power of Thinking jawabannya. Kekuatan pikiran memang luar biasa. Berawal dari mimpi, semua yang kuinginkan benar-benar terjadi.

Main piano adalah mimpiku dari kecil dan bagiku suatu hal yang tersulit untuk mencapainya. Dari kecil aku suka musik, menyanyi dan main musik. Dulu hiburan dari radio, mendengarkan syair dan lagu dan mencatatnya. Waktu itu aku hanya punya seruling.

Setelah aku SMA (Sekolah Menengah Atas), kakakku Yenny dan mendiang Erly kerja di Jakarta. Mereka patungan dan memberiku hadiah keyboard kecil merk Yamaha, karena mereka tahu hobiku suka musik. Senang rasa hatiku waktu itu bisa menyalurkan hobi main musik. Walaupun kecil tetapi lengkap.

Aku mulai mencari not nya sehingga bisa memainkan keybord itu. Sampai sekarang aku masih menyimpannya.
Keinginan bisa main keyboard begitu besar, tetapi banyak kendala.

Puji Tuhan anakku Aurel juga mempunyai bakat sepertiku. Dari bayi saja sudah bisa memilih lagu kesukaannya. Kalau tidak lagu itu dia menangis waktu itu.

Mulai playgrup dia les nyanyi, drum dan piano. Kelas 3 SD (Sekolah Dasar) mulai berhenti les karena padatnya pelajaran yang tidak memungkinkan dia les lagi. Padahal sudah dibelikan piano elektrik oleh papinya.

Aku menyayangkan sekali kalau piano itu hanya dibiarkan selama bertahun-tahun. Kembali pada The Power of Thinking, aku yang mau les piano. Teman gerejaku menawarkan memberi les di status facebook. Langsung aku menanggapinya.

Mulailah aku les minggu lalu. Puji Tuhan semua berjalan lancar. Cara yang diberikan olehnya lebih mudah dibandingkan guru sebelumnya. Memang semua berawal dari mimpi, dengan tekad yang bulat terus menanamkan dalam pikiran, Aku Pasti Bisa. Itulah yang terjadi.

Dalam hidup kalau hanya membayangkan, rasanya tidak mungkin dapat mencapai apapun. Semua kalau baru awal pasti sedikit banyak menemui kesulitan. Tetapi dari pengalamanku semua keinginanku yang baik bisa tercapai. Termasuk main piano yang bagiku sangat sulit.

Aku sangat bersyukur baru tiga kali les, aku sudah bisa memainkan lagu rohani kesukaanku. Dari awal memang sudah terpacu untuk bisa mengiringi acara-acara rohani. Sebagai ungkapan syukurku atas banyaknya mukjizat dan karunia yang Tuhan berikan selama ini.

Saat belajar piano pun, aku bisa mudah memainkannya dengan tenang. Seolah-olah jari ini punya mata dan memainkannya lebih lancar. Daripada serius memperhatikan tuts piano mana yang mau dipencet. Bahkan dengan memejamkan mata pun bisa.

Itulah kalau melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati pasti bisa. Saat mengalami kendala dalam menulis pun, aku memainkan piano sejenak dan mulailah mengalir ide yang akan ditulis. Selamat berproses buat kita semua yang mempunyai mimpi yang belum menjadi kenyataan.

Tidak ada yang mustahil bagi orang yang mengandalkan Tuhan.

Lukas 1:37
Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.

The Power of Thinking 💖

The Power of Forgiveness💖

Solo, 11 Desember 2020

Wenny Kartika Sari

#Nubar
#Nulisbareng
#Level3
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week2day5
#RNB092NubarSumatera
#rumahmediagrup

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan