Blog Umum Inspirasi dan Motivasi ala ImaRi Kelas Mengasuh Suami Idaman (MSI) RNB 3 (Rumedia Nubar Bla Batch 3) Tulisan Wenny Kartika Sari

Begini Salah, Begitu Salah, Rewel (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: meitu

Pernahkah mendengar kata-kata pada judul di atas? Kalau kita mau mengakui, dan sudah berdamai dengan diri sendiri, pasti sadar bahwa dulu ampun benar rewelnya. Bahkan mungkin sampai sekarang masih ada sisa-sisa kerewelan.

Pada umumnya setiap orang nggak pernah puas dengan apa yang terjadi dan apa yang dimiliki. Contohnya kalau hujan, “Wah hari gini kok hujan, kenapa nggak dari tadi atau nanti!” Setelah hujan berhenti, panas matahari menyengat, “Huh panasnya luar biasa kok nggak hujan.”

Ada saja setiap hari keluhan yang diucapkan. Penampilan juga nggak ada benarnya. Rambut keriting, dibuat lurus istilahnya Rebonding/Smoothing, rambut lurus, dikeriting. Masih banyak lagi hal-hal seperti itu kalau mau kita renungkan.

Puji Tuhan kalau masalah penampilan, dari dulu aku sudah suka apa adanya. Kalau mengeluh hujan, panas dan lainnya sering. Setelah mengikuti pembinaan rohani, baru sadar bahwa mengeluh hanya membocorkan energi dan nggak ada manfaatnya sama sekali.

Aku merasakan betul manfaat proses pembenahan diri sampai sekarang, selain terkesan dengan perubahanku sendiri yang membuat orang terheran-heran. “Kok bisa ya sabar banget, saat mami meninggal di depan mata dengan sangat tragis karena ditabrak?” Aku juga tak habis pikir mengingat kerewelanku dulu sebelum membenahi diri.

Selain capek kalau mengeluh, orang lain yang mendengar juga sebel, dosa adalah yang paling menakutkan dan membuatku berjuang mati-matian membenahi diri. Ajaran Tuhan nggak mungkin salah. Kita sudah tertutup oleh luka batin, sehingga mempunyai kecenderungan untuk menyalahkan orang lain istilah kerennya Proyeksi Diri dalam hal apapun.

Makanya aku sering sekali mengajak orang yang konseling, untuk rutin membersihkan hati dengan cara meditasi. Sehingga hidup terlihat indah dan menyenangkan bahkan dalam kondisi yang nggak sesuai keinginan pun, kita masih bisa bersyukur. Keluhan-keluhan akan berkurang dengan sendirinya, berkat yang berdatangan mendekati kita.

Ayo tinggalkan begini salah begitu salah alias rewel, supaya hidup kita damai sejahtera dan orang yang bersama kita juga nyaman. Kita bisa mengatasinya asal mau latihan mengubah pola pikir, yang dulunya banyak negatif menjadi positif. Selamat berjuang mengatasi kerewelan diri kita masing-masing.

The Power of Thinking💖

The Power of Forgiveness💖

Solo, 23 November 2020
Wenny Kartika Sari
#Nubar
#Nulisbareng
#Level2
#BerkreasiLewatAksara
#menulismengabadikankebaikan
#week4day1
#RNB092NubarSumatera
#rumahmediagrup

0Shares

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan