Tulis Semua Hingga Semua Rilis

Oleh: Ribka ImaRi Sumber foto: dokumentasi pribadi Sungguh … semua atas seizin-NYA, aku dimampukan sampai di titik ini. Saat memulainya di Januari 2019 sampai sekarang Oktober 2020, ada banyak rintangan yang sangat tak mudah dan benar-benar hampir membuatku menyerah. Mulai dari gadget yang tidak bisa support, ada kalanya gantian suami yang tidak support, pun beberapa …

0Shares

Pentingnya Peluk dan Cium dari Ayah di Masa Golden Age (Oleh : Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: dokumentasi pribadi edit by canva Puji Tuhan aku bisa melewati Challenge Nubar sampai minggu terakhir di bulan Oktober. Kali ini aku mau sharing tentang pentingnya pelukan dan ciuman ayah untuk anak-anak Golden Age ( usia 0-8 tahun). Banyak orang tidak paham bahkan tak terpikirkan sedikitpun tentang hal ini. Akupun baru tahu waktu ada …

0Shares

Pentingnya Berdamai dengan Diri Sendiri (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: dokumentasi pribadi edit by canva Pernahkah kita mendengar istilah Perang Batin? Pasti sering ya hehe. Perang batin terjadi karena belum berdamainya dengan diri sendiri, luka batin masa lalu belum dipulihkan. Antara keinginan dan apa yang dilakukan berbeda, sehingga terjadi stres dan emosi. Apa yang tersimpan di masa lalu muncul di masa kini, karena …

0Shares

Perjuangan Bertahan dalam Sebuah Pernikahan (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: canva Akhir-akhir ini bukan hal yang asing lagi bagi kita menghadapi permasalahan rumah tangga yang cukup rumit. Hampir semua rumah tangga, pasti pernah mengalami konflik. Tinggal bagaimana cara kita mengatasinya. Dari pengalaman dan pengamatanku, masalah rumah tangga berawal dari belum selesainya masalah dengan diri sendiri. Sering aku sebut dalam setiap tulisanku adalah Luka …

0Shares

Bersyukur (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sumber foto: canva Sejak merebaknya Pandemi Covid-19, aku mengamati emosi orang mudah terbakar. Hampir semua bidang pekerjaan memakai cara online dan seringkali internet menjadi lambat bahkan error. Bagi manusia pada umumnya, ini semua sungguh menjengkelkan. Maka tak heran kalau orang sering meledak emosinya. Hal ini disebabkan, tiap orang mempunyai luka batin tersembunyi di bawah sadar. …

0Shares

Distres Empati yang Bikin Baperan

DISTRES EMPATI YANG BIKIN BAPER Senin sore nan syahdu … pukul 16.59 wib… ditemani rintik hujan. Suami masih kerja di area, Tyaga dan Jehan masih tidur sejak siang. Aku sedang menonton video klip terbaru dari BCL (Bunga Cerita) yang mengharu biru, “12 Tahun Terindah.” Sungguh suasana yang sangat mendukung untuk baper. Alhamdulillah sudah tak ada …

0Shares

Kesehatan adalah Harta Paling Berharga (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Semua orang pasti pernah merasakan sakit, baik ringan maupun berat. Setelah merasakan sembuh, orang baru benar-benar merasakan kalau sehat adalah karunia terindah, terasa lega. Penyebab penyakit terbesar pada semua orang adalah karena beratnya beban pikiran yang membelenggu jiwa. Sumber foto: meitu Dengan stres apalagi berlebihan, asam lambung meningkat, daya tahan menurun, masuklah sumber penyakit bisa …

0Shares

Keterbukaan adalah Kunci Penyembuhan (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Bisa dibayangkan gelas ukuran 200 ml diisi air 1 liter. Apa yang terjadi? Air akan tumpah dan mengalir ke mana-mana. Demikian juga batin kita, kapasitas sangat terbatas. Akibat dari Overload, emosi akan meledak-ledak, seperti gelas penuh tadi. Jangan heran kalau orang sekarang semakin mudah terbakar emosinya. Pertama memang tidak tahu cara olah emosi. Kedua, sudah …

0Shares

Berjiwa Besar Hadapi Badai Hidup (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Dalam rangka ikut partisipasi Hari Kesehatan Mental Dunia, aku mau menceritakan kisah tragis dalam hidup yang terjadi tepat di tahun 1993. Sebuah kejadian yang menghantarkanku sampai ke negeri antah berantah. Itu hanya istilahku. Hehe. Saat ada orang yang mulai putus asa menghadapi badai hidup, justru aku akan menceritakan “black history” yang malah membuat hidupku bersinar. …

0Shares

Toxic Parents (Oleh: Wenny Kartika Sari)

Sungguh memprihatinkan zaman sekarang di era milenial banyak orangtua semakin parah dalam bersikap terhadap anaknya. Beberapa keluarga yang konseling denganku ada cerita yang sungguh mengiris hati. Cerita ini sudah lama sebenarnya, tetapi aku baru sempat menuliskannya. Ada sebuah keluarga yang sangat harmonis tanpa banyak drama seperti lagu Betaria Sonata-Hati Yang Luka, ada lirik “Pulangkan saja …

0Shares